Followers

Tuesday, 13 September 2011

Sayang..Aku sayang kamu...Selama-lamanya...Insyaallah...

Salam ukhwah..
Entri kali ini saya coretkan dalam bahasa melayu..
Ada sesuatu yang ingin saya kongsikan bersama rakan-rakan sekalian..

Dua hari yang lepas, berlaku satu lagi kematian di kampung saya..terkejut bercampur sedih apabila berita tersebut di sampaikan oleh saudara bapa..Seorang ibu muda kepada 4 orang cahaya mata..3 lelaki seorang perempuan.. yang bongsu baru berusia sekitar 3 bulan(lelaki)..meninggal disebabkan penyakit yang saya kurang pasti apa jenisnya..tetapi apa yang saya tahu, si mati kerap muntah darah sebelum ajalnya..pihak keluarga berikhtiar pelbagai cara untuk mengubatinya,tetapi tuhan maha penyayang..rencanaNya mengatasi segala-galanya..

                  Sekitar jam 8.30 malam,saya pergi menziarahi rumah jiran tersebut bersama ibu dan bapa..kami dimaklumkan jenazah sedang dalam perjalanan dari hospital ke rumah...Suasana hening..jelas kesedihan di wajah sanak saudara dan jiran yang melawat..Saya dan ibu duduk bersama kakak ipar si mati dan jiran-jiran yang lain..

                  Tidak lama kemudian, sekitar jam 8.45 malam, jenazah tiba..diusung dengan penuh cermat dan tertib oleh saudara dan suami si mati. Sekujur tubuh yang sudah  tidak bernyawa diangkat penuh hati-hati dan dibaringkan di atas tilam dan bantal yang telah pun disediakan oleh saudara si mati. Kala itu, adik ipar, makcik dan saudara si mati mengalirkan airmata..Suasana diselubungi kesedihan..pilu..apatah lagi apabila kami melihat anak si mati yang masih kecil,yang masih tidak mengerti tentang kehilangan ibu tersayang...Si comel yang baru berusia 3 bulan nyenyak tidur di dalam buaian..apalah yang mereka tahu tentang kematian..rasa kasihan dan sedih mengenangkan si kecil yang belum sepenuhnya merasa kasih sayang dan hangatnya dakapan si ibu...tapi sebagai hamba, siapalah kita untuk melawan kehendakNya..

                  Ibu si mati tidak kelihatan..mungkin tidak kuat untuk melihat anak tersayang yang pergi sebelum beliau..ibu mana yang tidak sayangkan anak..sedikit calar di badan anak sudah membuatkan si ibu tidak tenteram, apatah lagi apabila terpaksa menerima hakikat bahawa anak yang ditatang dan dijaga penuh kasih selama ini pergi buat selama-lamanya.

                  Si suami kelihatan menahan perasaan sedih yang teramat..yalah, sebagai bapa, sudah semestinya dia tidak mahu kelihatan lemah di depan anak-anak..seolah beliau mengalirkan semangat buat anak-anak tersayang supaya tabah menerima takdir bahawa mereka harus redha dan tabah menerima kehilangan yang paling besar dalam hidup mereka..sesekali beliau mengerdipkan mata seolah-olah menahan airmata daripada menitis..tatkala menjawab panggilan telefon, kelihatan airmata beliau mengalir..sesekali menyeka dengan hujung baju..mungkin panggilan daripada sahabat atau saudara yang bertanya perihal si mati atau meniupkan kata-kata semangat supaya redha dengan ketentuan Ilahi.. perginya isteri tersayang sudah pasti tiada yang dapat menggantikan tempatnya yang selama ini menjadi teman dan sahabat di kala susah mahupun senang...suka mahupun duka menjalani hidup dan membesarkan buah cinta bersama selama menjalani bahtera perkahwinan yang dikongsi selama ini..kini,bahtera yang dibina seolah-olah hanyut tidak bertali...panggilan "ibu" yang si anak biasa gunakan telah hilang...sesungguhnya panggilan "ibu" itu sangat berharga..hilang tak terganti..redhalah wahai si anak...tuhan lebih menyayangi ibumu...

               Terfikir di benak saya, seandainya saya yang berada di pembaringan itu..menyahut panggilan ilahi, bagaimanakah agaknya keadaan dan reaksi suami saya? Seandainya si suami berada jauh di mata, dan pulang hanya bila mengetahui isterinya sudah tiada, bagaimanakah keadaannya? bagaimanakah penerimaannya? sesungguhnya hidup ini cuma sementara..ajal tidak mengenal usia mahupun rupa..entah esok,entahkan lusa,kita dijemputNya..tidak akan dipercepatkan walau sesaat dan tidak akan dilambatkan walau sesaat..itulah ajal...redha dan keampunan daripada si suami amat penting demi kesejahteraan si isteri di sana..

Sama-samalah kita mengambil iktibar dan pengajaran..hidup tidak selalu indah..ingatlah Allah..nescaya Allah mengingati kamu..dunia hanya sementara..akhirat tempat yang kekal untuk kita semua..

Al- Fatihah buat si mati..
                                                        Kredit Gambar:Google


          

Friday, 9 September 2011

Love...

Picture credit:Google.
Every human in this world must be wants to become the most loved and loving person..But what is the meaning of love?
                 
                    There is many definition of love...one simple definition from it is the feeling towards the person that we care. There are the  love for mother that doing many sacrifice just to ensure we will be able to "looks" this wonderful world. She is the one that breastfeed us,teach us about life,the only one that hear and understand us a lot when there no one listen and understanding what we mean. Her duty is very big and we can't afford to pay it although there is a diamond bigger as this world. Because of that, we celebrate "Mother's Day" and dedication of "Love you Mom" and "Happy Mother's Day"was giving to them. So that, we must listen most to them and love them as much as we can. This is called - Love for  mother.

                    How about the love for father? He is the only one person who has struggle a lot in this life just to provide us with the comfortable living and make sure that we choose the right path so we can become a real human in this life. His love will decide our future and how will we look like then. That is how our father shows his love to his beloved child and there is "Father's Day" celebration too. So, to show our love, we must obey what he said and never say "no" as long as his words is true.

                     There is the love for siblings. For those who has siblings, sometime there is hard to tolerate each other. But, when there is a full of love among us, there will no such problem. But, sometimes, misunderstanding among siblings will make we love them more when we apologize each other.

                     Besides, there is the love for someone that we care. It's called love for lover. Sometimes, because of love him/her so much, we hurt their feelings. But the intention is just to give the best for them, love them so much and never want a bad things happen to them. Sometimes, because of love, a human makes suicide. That's show how much love can influence our life. But, if we love someone because of Allah, we will always remind that He knows better what is the best for us.

                     So, we must have the feelings of love for the one who create us - ALLAH. So, if we love someone, love he/she just  because of Allah. Then, He will give His bless and our relationship will be protected from any problems and He will help us a lot in our life.

                     So, be grateful to Allah because He gives us the gift to love...thank God..

               
Picture credit:Google.